MACAM-MACAM HUKUM IDDAH
HUKUM IDDAH
Iddah adalah masa menunnggu bagi wanita untuk mengetahui akan bersihnya Rahim dari air seperma suaminya ,dengan beberapa kali suci atau dengan melahirkan.
Macam macam hukum iddah
1. Hukum iddah istri hamil ,baik yang di tinggal mati suaminya atau tidak adalah dengan melahirkan anak yang di kandungnya,iddahnya selesai dengan melahirkan,walaupun anak yang di lahirkan itu mati,jika memenuhoi dua syarat
a. Jika dia telah melahirkan anaknya dengan sempurna ,jika anaknya kembar maka akan selesai iddahnya setelah anak yang kedua lahir.
b. Anak yang di kandung sang istri adalah anak hasil hubungannya dengan suaminya,akan tetapi jika anak yang di kandungnya adalah anak zinna atau hamil dari hubungan syubhat ,maka masa iddah nya di hitung setelah selesai melahirkan.
2. hukum iddah istri keguguran.
Iddah nya wanita yang keguguran adalah jika dia krguguran berupa segumpal darah beku ,maka tidak selesai iddahnya dengan keguguran itu,dan jika dia keguguran berupa segumpal daging ,maka hukumnya sebagai berikut,,
Jika empat bidan mengatakan telah ada pada daging tersebut awal dari bentuk manusia ,seperti ada tanganya dll(sudah berbentuk).maka selesai iddahnya dengan keguguran itu,tetapi kalau tidak ada tanda2 itu maka blum selesai iddahnnya,
3. hukum iddah istri yang mengalami haid
Jika dia di tinggal mati suaminya maka iddahnya 4 bulan 10 hari,dan jika dia tidak di tinnggal mati suaminya ,maka iddahnya adalah tiga kali suci dari haid.jika dia di talak dalam keadaan suci maka selesai iddahnya ketika muali haid yang ke tiga.dan jika dia di ttalak dia sedang haid,maka dia harus menunggu 3 kali suci dari haid,berarti akan selesai iddahnya ketika mulai haid yang ke empat.
4. Hukum iddah istri yang tidak mengalami haid
Yang di maksud dengan wanita yang tidak mengalami haid adalah ,wanita yang tidak pernah sama sekali mengalami haid,seperti wanita yang masih kecil,atau menopause,adapun iddahnya adalahsebagai brikut.
a. Jika di tinggal mati suaminya maka iddahnya adalah 4 blan 10 hari,jika tidak di tinnggal mati suaminya maka iddahnya adala 3 bulan( bulan hijriyah)
b. Jika wanita yang tidak mengalami haid menjalankan iddahnya dengan hitungan 3 bulan ,lalu tahu tahu dia mengalami haid sebelum masa iddahnya selesai,maka dia berpindah masa iddahnya ,ke iddah yang mengalami haid,jadi dia harus menunggu iddahnya 3x sucian dari iddahnya dan iddah yang lalu tidak di anggap masa iddahnya.
c. Begitu juga seorang yang sedang menjalankan iddah rajiyah tahu tahu suaminya meninggal sebelum selesai iddahnya,maka dia berpindah masa iddahnya ke iddah istri yang di tinggal mati suaminya yaitu 4 bulan 10 hari
5. hukum iddah istri yang belum di setubuhi
Hukum iddah istri yang belum di setubuhi jika di tinggal mati suaminya maka iddahnya adalah 4 bulan 10 hari,jika tidak di tinggal mati suaminya maka dia tidak mempunyai masa iddah,dan boleh baginya langsung kawin lagi.
Sumber ta,lim habib segaf baharun
Naufal Ramadhan Sukma hadir pak, udh dibaca juga
ReplyDeleteTtrima kasih fal
DeleteXII TKJ B
ReplyDeleteFahrul hadir pak udh di baca juga
ReplyDeleteShelly hadir pak, udah dibaca
ReplyDeleteDimas hadir pa
ReplyDeleteRenita hadir pa,udah dibaca
ReplyDeleteEka sulistiana hadir,
ReplyDeleteSudah membacanya pa
Ayu restu amelia hadir
ReplyDeleteSudah membacaaa
Riki Wahyudin hadir sudah membaca pa
ReplyDeleteXII ASKEP
ReplyDeleteImam idrus hadir pak
DeleteSyifatimah hadir pak, dan materinya juga sudah di baca
DeleteAna hadir
ReplyDeleteYogi novi yana hadir pak
ReplyDeleteImel maelani hadir pak
ReplyDeleteIqbal Hasan hadir
ReplyDeleteRida hadir
ReplyDeleteSiti Ulfiah hadir Pak
ReplyDeleteSudah membaca jga
Mantap, hadir
ReplyDeleteCahyuni hadir pak
ReplyDeleteRindiyana sari hadir
ReplyDeleteIwan Setiawan hadirrr
ReplyDeleteSiska Widianti (XII OTKP) Hadiiir
ReplyDeleteSiti nurhalimah XII OTKP hadir
DeleteLinda Rusdiana XII OTKP hadirr pak
ReplyDeleteSiti nurhalimah XII otkp hadir
ReplyDeleteSiska widianti XII OTKP Hadiir
ReplyDelete