Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

HUKUM RIBA DALAM ISLAM

 


RIBA

Riba menurut bahasa adalah tambahan adapun menurut istillah riba adalah akad atau transsaksi yang pada waktu meminjam atau menukar suatubarang tertentu ada tambahan peresentase.

Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَأْكُلُواْ الرِّبَا أَضْعَافاً مُّضَاعَفَةً وَاتَّقُواْ اللّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ . وَاتَّقُواْ النَّارَ الَّتِي أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir." (Qs. Ali Imron [3]: 130).

 

Macam macam barang yang bisa terkena hukum riba

1.      Jual beli Emas

2.      Jual beli Perak

3.      Jual beli Gandum

4.      Jual beli Jewaut

5.      Jual beli Kurma

6.      Jual beli Garam dll

 

Untuk menghindari riba ketika mengadakan jual beli atau tukar menukar barang yang sejenis kita harus memperhatikan syarat syarat berikut ini

a.      Sama timbangan ukuranya

b.      Di lakukan serah terima saat itu juga

c.       Tunai

d.       

Macam macam riba

1.      Riba fadli,adalah tukar menukar dua barang sejenis ,tetapi tidak sama timbangan dan ukuranya contohnya membeli emas Saudi 10 gram dengan emas Indonesia 8 gram.

2.      Riba yad.adalah riba yang di sebab kan  terpisahnya tempat akad atau transaksi sebelum serah terima barang dan harganya,kecuali sudah di sebutkan jumlah dan kualitasnya.contohnya menjual ubi yang masih ada di kebun blum di panen.

3.      RibaNas’ah, adalah  akad  jual-beli  dengan  penyerahan  barang  beberapa waktu kemudian. Misalnya, membeli buah-buahan yang masih kecil-kecil di pohonnya, kemudian diserahkan setelah besar-besar atau setelah layak dipetik. Atau, membeli padi di musim kemarau, tetapi diserahkan setelah panen.

4.      Riba qardi.adalah riba di sebabkan utang piutang yang di kenakan bunga . Misal si budi bersedia meminjami si madi uang sebesar Rp 200.000,00 asal si madi  bersedia mengembalikannya sebesar Rp 215.000,00. Bunga pinjaman itulah yang disebut riba.

 

Akibat bahanya riba

1.    Mendapat hukuman di dunia ataupun di akhirat

2.    Di benci oleh allah swt

3.    Dapat memupuk sifat rakus

4.    Terjadi kesenjangan dalam masyarakat karna uang dapat beredar pada orang orang tertentu

5.    Adanya pihak yang di rugikan

 

 


Sumber: https://news.detik.com/berita/d-4793327/ayat-tentang-riba-dalam-alquran-ini-penjelasannya

Sumber :buku pendidikan agama islam  dan budi pekerti  kurikulum 2013

Jilid   :             II

Penerbit : Erlangga

sumber:buku buku pendidikan agama islam  dan budi pekerti  kurikulum 2013 edisi revisi

jilid:II

Penerbit:kementrian pendidikan dan kebudayaan republic Indonesia 2017

Sumber :Fiqih muamalah

Penulis”Alhabib Dr.Segaf hasan baharun

Penerbit “Ponpes darullughah wada,wah

Post a Comment for "HUKUM RIBA DALAM ISLAM"