CONTOH SOAL PG PENDIDIKAN AGAMA BUDHA DAN BUDI PEKERTI [FART I]
|
CONTOH SOAL PG PENDIDIKAN AGAMA BUDHA DAN BUDI PEKERTI Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Budha dan Budi Pekerti Jenjang : SMK Program Studi : Semua Program Studi Keahlian
Hari Tanggal : Rabu, 10 April 2022 Jam : 07.30 – 09.30 WIB
1. Periksalah Naskah Soal yang anda terima sebelum mengerjakan soal meliputi : a. Kelengkapan jumlah halaman beserta urutannya b. Kelengkapan nomor soal beserta urutannya c. Kesesuaian Nama Mata Uji dan Program Studi yang tertera pada kanan atas d. Lembar Jawab tidak boleh rusak/cacat/robek 2. Laporkan kepada pengawas ruang ujian apabila terdapat lembar soal, nomor soal yang tidak lengkap atau tidak urut, serta Lembar Jawab yang rusak/cacat/robek untuk memperoleh gantinya. 3. Tulislah Nama dan Nomor Peserta Ujian Anda pada kolom yang disediakan di halaman pertama soal ujian 4. Gunakan pensil 2B atau alat tulis yang dianjurkan oleh panitia. 5. Tulislah Nomor Peserta dan Nama Anda pada lembar jawaban 6. Jika terjadi kesalahan dalam mengisi bulatan pada soal pilihan ganda, hapus sebersih mungkin dengan karet penghapus kemudian hitamkan bulatan yang menurut Anda benar 7. Jika terjadi kesalahan dalam menulis jawaban soal uraian, coret dua kali(====) kemudian tulis jawaban yang benar, tidak menggunakan tipe ex atau sejenisnya. 8. Waktu yang disediakan untuk mengerjakan soal adalah 120 menit 9. Naskah soal terdiri dari 40 butir soal pilihan ganda, masing-masing dengan 5 (lima) pilihan jawaban dan 5 butir soal uraian. 10. Dilarang menggunakan kalkulator, HP, atau alat bantu hitung lainnya 11. Periksa pekerjaan Anda sebelum diserahkan kepada pengawas ruang ujian 12. Lembar soal boleh dicorat-coret, sedangkan Lembar Jawaban tidak boleh dicorat-coret. 13. Petunjuk khusus tiap jenis soal ada pada bagian awal setiap jenis soal.
SELAMAT MENGERJAKAN Berdoalah sebelum mengerjakan soal. Kerjakan dengan jujur, karena kejujuran adalah cermin kepribadian.
Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E pada lembar jawaban yang telah disediakan!
1. Ajaran agama akan memberikan manfaat besar bagi para pemeluknya pada kehidupan sehari-hari, jika . . . . A. Dipuja setiap saat B. Disebar luaskan ke masyarakat C. Didaftarkan pada pemerintah D. Memiliki tempat ibadah E. Diamalkan dalam kehidupan
2. Perhatikan tabel berikut !
Dari tabel di atas, yang menunjukkan sikap-sikap keberagaman, yang sudah disepakati dalam semangat kebhinekaaan terdapat pada nomor . . . . A. 1, 2 dan 3 B. 1, 3 dan 4 C. 1, 2 dan 4 D. 2, 4 dan 5 E. 1, 4 dan 5
3. Agama Buddha memiliki keunikan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan menuju kebahagiaan dan kesejahteraan lahir batin. Berikut ini yang merupakan keunikan dari agama Buddha adalah …. A. mengajarkan bahwa nasib sudah ditentukan oleh Tuhan B. derajat dan martabat seseorang ditentukan oleh status social C. mengajarkan bahwa keselamatan diri sendiri tergantung pada Tuhan D. mengajarkan bahwa diri sendiri adalah sebagai pelindung E. memaksa orang untuk meyakini kebenaran ajaran Buddha
4. “ Jangan begitu saja mengikuti tradisi lisan ajaran turun-temurun, kata orang,koleksi kitab suci,penalaran logis,penalaran lewat kesimpulan, perenungan terhadap alasan, penerimaan pandangan setelah pertimbangannya, pembicara yang kelihatannya meyakinkan, atau karena berpikir, petapa itu adalah guru kami. Tetapi setelah kalian mengetahui sendiri hal-hal ini adalah bermanfaat, hal-hal ini tidak tercela; hal-hal ini dipuji oleh para bijaksana; hal-hal ini, jika dilaksanakan dan di praktekkan, menuju kesejahteraan dan kebahagiaan , maka sudah selayaknya kalian menerimanya.” Kutipan di atas merupakan salah satu dasar keyakinan dalam agama Buddha yang terdapat dalam …. A. Kalama Sutta B. Aganna Sutta C. Brahmajala Sutta D. Manggala Sutta E. Karaniya Metta Sutta
5. Perhatikan tabel berikut !
Dari tabel di atas, yang termasuk pokok-pokok keyakinan dalam agama Buddha, yang harus ditembus dan direalisasikan oleh siswa Buddha terdapat pada nomor . . . . A. 1, 2 dan 4 B. 1, 3 dan 5 C. 2, 3 dan 4 D. 2, 4 dan 5 E. 3, 4 dan 5 6. 450 tahun setelah Buddha wafat (Parinibbana) diadakan Sangha Samaya yang diketuai oleh Bhikkhu Rakkhita dan untuk pertama kalinya Tipitaka Berbahasa Pali dituliskan di atas daun lontar, setelah sebelumnya Tipitaka diwariskan secara lisan. Pperistiwa penting tersebut terjadi pada saat Sangha Samaya ke . . . . A. Pertama B. Kedua C. Ketiga D. Keempat E. Kelima
7. Latar belakang Sangha Agung ke tiga diadakan di Patiliputta dan dipimpin oleh Bhikkhu Moggalitissa pada pemerintahan Raja Asoka adalah …. A. adanya bhikkhu tua yang tidak disiplin dan mempengaruhi yang lainnya B. sekelompok bhikkhu Vajjiputta berusaha menghapus beberapa tata tertib C. adanya bhikkhu palsu yang tergabung dalam sangha dan menyebarkan ajaran sesat D. untuk menjaga kemurnian Dharma dan vinaya dari kemusnahan E. kebutuhan dari sangha untuk menambah aturan sesuai dengan perkembangan jaman
8. Perhatikan tabel berikut !
Dari tabel di atas, yang termasuk Kelompok Vinaya Pitaka, yaitu keranjang pertama dari kitab suci agama Buddha terdapat pada nomor . . . . A. 1, 2 dan 3 B. 1, 3 dan 4 C. 2, 3 dan 4 D. 2, 3 dan 5 E. 3, 4 dan 5
9. Intisari ajaran Buddha adalah “Tidak melakukan segala bentuk kejahatan, senantiasa mengembangkan kebaikan, dan bersihkan hati dan pikiran, inilah ajaran para Buddha”. Senantiasa mengembangkan kebaikan, merupakan ringkasan dari kitab .… A. Vinaya Pitaka B. Sutta Pitaka C. Abhidhamma Pitaka D. Milinda Panha E. Visudhimagga
10. Mengundang untuk dibuktikan (Ehipassiko). Buddha tidak pernah menyuruh siswanya untuk mempercayai begitu saja terhadap apa yang beliau ajarkan. Buddha mengundang kita untuk selalu menganalisa dan membuktikan kebenaran ajarannya. Petikan kalimat tersebut adalah kebajikan yang terdapat dalam salah satu Paritta perenungan, yaitu . . . . A. Buddhanussati B. Tisarana C. Dhammanussati D. Sanghanussati E. Manggala Sutta
11. “Buddham saranam gacchami, dhammam saranam gacchami, Sangham saranang gaccami” adalah pernyataan berlindung kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha. Sikap yang tepat sesuai dengan aspek dan hakikat berlindung kepada Buddha, Dhamma, dan sangha adalah . . . . A. Praktik Dhamma agar terhindar dari segala bentuk keburukan B. Merenungkan sifat-sifat luhur Buddha, Dhamma, dan Sangha C. Membaca paritta dan merenungkannya dalam kehidupan sehari-hari D. Mendengarkan kotbah Dhamma agar mendapatkan wawasan Dhamma E. Bekerja dengan giat agar bisa hidup sejahtera dan terhindar dari kemiskinan
12. Dalam kehidupan sehari-hari manusia sering mengalami banyak masalah. Dengan selalu berlindung kepada Triratna dan merenungkan sifat-sifat Buddha, Dhamma dan Sangha maka seseorang ketika menghadapi masalah tersebut akan . . . . A. Cepat meninggalkan masalah B. Dibantu oleh Buddha C. Menghadapi masalah dengan kemarahan D. Memiliki cara berpikir yang lebih bijaksana E. Mendapat petunjuk dari Dewa
13. Perhatikan tabel berikut!
Berdasarkan isi tabel di atas makna puja dalam agama Buddha ditunjukkan pada nomor … A. (1), (2), (6) B. (1), (4), (5) C. (2), (4), (6) D. (3), (4), (5) E. (3), (5), (6)
14. Puja yang dilaksanakan oleh umat Buddha dengan khidmat dan penuh perhatian mampu membuat orang yang mempraktikkan menjadi lebih terkendali dalam pikiran, ucapan, dan perbuatan. Hal ini merupakan salah satu manfaat dari pelaksanaan puja yaitu …. A. Keyakinan (Saddha) B. Perasaan puas (Santutthi) C. Kesabaran (Khanti) D. Pengendalian diri (Samvara) E. Kebahagiaan (Sukha)
15. Salah satu bentuk penghormatan kepada Buddha adalah dengan melakukan Amisa Puja yang memiliki pengertian memuja secara materi. Amisa puja berawal dari kebiasaan Bhikkhu Ananda melayani Buddha seperti …. A. Mengulang kembali khotbah Buddha kepada bhikkhu yang lainnya sehingga mencapai pembebasan B. Mengajarkan kembali khotbah Buddha kepada umat sehingga mampu melestarikan ajaran Budhha C. Mendengarkan ajaran Buddha dan menuliskan kembali agar dapat dipelajari oleh orang lain. D. Membersihkan tempat tinggal Buddha, membakar cendana, dan menyiapkan bunga E. Mempraktikan ajaran Buddha seperti jalan mulia berunsur delapan sehingga mencapai kebahagiaan tertinggi
16. Setiap agama memiliki hari-hari tertentu yang diperingati sebgai hari raya. Dimana hari raya tersebut pada umumnya berkenanaan dengan peristiwa besar yang dialami oleh pendiri agama tersebut. Agama Buddha memiliki 4 hari raya. Salah satunya adalah hari raya Asadha yang dilatarbelakangi oleh peristiwa …. A. Lahirnya Pangeran Siddhartha, Pangeran Siddhartha menjadi Buddha, dan Buddha Parinibbana. B. Pembabaran dhamma pertama kali oleh Buddha kepada 5 orang pertapa di taman rusa isipatana C. Persembahan jubbah kepada bhikkhu sangha setelah melewati masa vassa selama 3 bulan D. Caturangga Sanipata (empat peristiwa) dan pembabaran ovadapatimokkha E. Upacara pelimpahan jasa kepada leluhur atu kerabat yang telah meninggal agar terlahir di alam berbahagia
17. Perhatikan tabel berikut!
Berdasarkan isi tabel diatas, pelaksanaan patipati puja ditunjukkan pada nomor … A. (2), (4), (5), (6) B. (2), (3), (4), (6) C. (1), (3), (4), (6) D. (1), (2), (4), (6) E. (1), (2), (3), (5)
18. Jalan mulia berunsur delapan terbagi menjadi 3 bagian besar yaitu sila, Samadhi, dan panna. Sila berkaitan dengan moralitas terbagi lagi menjadi 3 bagian yaitu …. A. Daya upaya benar, penyadaran benar, dan konsentrasi benar B. Pandangan benar, pikiran benar, dan perbuatan benar C. Ucapan benar, konsentrasi benar, dan pikiran benar D. Perbuatan benar, pandangan benar, dan penyadaran benar E. Ucapan benar, perbuatan benar, dan mata pencaharian benar
19. Sila adalah etika moral yang dilakukan berdasarkan kehendak. Sila merupakan dasar dalam praktik Buddhis. Sila berdasarkan tujuannya terbagi menjadi dua yaitu pakati sila dan pannati sila. Perbedaan dari kedua jenis sila tersebut adalah …. A. Pakati sila adalah sila alamiah dan pannati sila adalah sila yang dibuat oleh manusia B. Pakati sila adalah sila yang berjumlah sedikit dan pannati sila adalah sila yang berjumlah banyak C. Pakati sila adalah sila yang dilaksanakan oleh upasaka-upasika dan pannati sila adalah sila yang dilaksanakan oleh bhikkhu dan bhikkhuni D. Pakati sila adalah sila yang berjumlah 5 latihan moral dan pannati sila adalah sila yang berjumlah 8 latihan moral E. Pakati sila adalah sila dengan mengendalikan diri dengan cara menghindari diri dari perbuatan tidak baik dan pannati sila adalah melakukan perbuatan baik
20. Perhatikan tabel di bawah ini!
Pada tabel disamping yang menunjukkan pembagian sila berdasarkan tujuannya terdapat pada nomor ….
Pada tabel disamping pembagian sila berdasarkan tujuannya terdapat pada nomor …. A. 1, 2, dan 3 B. 4, 5, dan 6 C. 1, 3, dan 5 D. 2, 4, dan 6 E. 3, 5, dan 1 21. Dalam kehidupan manusia terdapat hukum manusia dimana hukum tersebut berlaku sesuai dengan tempat, waktu, dan kondisi yang dapat berbeda sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh pembuat hukum. Dalam agama Buddha terdapat ajaran tentang kamma dan tumimbal lahir yang termasuk dalam hukum kebenaran mutlak yang terjadi dalam kehidupan. Hal ini dikatakan sebagai hukum kebenaran mutlak karena …. A. Berlaku terhadap siapapun tanpa dipengaruhi keadaan, waktu, dan tempat B. Merupakan ajaran Buddha yang pasti dan harus ditaati C. Pandangan dan ajaran Buddha yang harus dibuktikan kebenarannya D. Kepastian pada hukum tersebut belum tentu terjadi dan dialami oleh setiap makhluk E. Hukum tersebut dapat berubah seiring oleh perkembanagn zaman
22. Fisik Visakha yang berubah dari muda menjadi tua, parasnya yang cantik dan cerah saat masih remaja sekarang menjadi berkeriput dan rambutnya mulai beruban seiring bertambahnya usia, badannya sehat dan segar mulai sakit-sakitan dan karena ia terlahir di dunia sebagai manusia, maka ia tidak dapat melawan atau menghindar dari hukum alam dan pada akhirnya tutup usia pada usia 100 tahun, hal ini menunjukan bahwa segala sesuatu didunia ini bersifat …. A. Penderitaan tiada akhir B. Kekal dan tidak berubah C. Tanpa Aku atau ego dalam diri D. Kebahagiaan yang patut di alami E. Tidak kekal dan selalu berubah-ubah
23. Hukum Paticcasamupada adalah hukum sebab musabab yang saling bergantungan. Dalam Paticcasamupada terdapat 12 musabab (nidana) yang saling bergantungan yang menjadikan kehidupan menjadi terkondisi dan relatif. Salah satunya adalah salayatana yang disimbolkan dengan rumah yang memiliki 6 jendela yang memiliki arti …. A. Pertemuan anatara enam landasan indera dengan objek masing-masing sehingga muncul kesadaran B. Batin dan jasmani yang bersama-sama mengarungi kehidupan C. Enam landasan indera yang dimiliki setiap makhluk hidup seperti mata, lidah, hidung, telinga, kulit, dan pikiran D. Bentuk kehendak yang akan menghasilkan kamma baik atau buruk baik melalui pikiran, ucapan, dan perbuatan E. Proses penuaan dan kematian yang akan terjadi pada setiap makhluk yang telah terlahir
24. Hamsa Jatakamengisahkan Panglima Sumukha yang setia yang menemani Raja Angsa Emas bernama Dhritaracatra. Panglima Sumukha tidak bersedia pergi bersama anak buahnya ketika Raja Angsa Emas tertimpa bahaya terperangkap ditelaga milik Raja Brahmadata. Dengan kesetiaan dan cinta kasih akhirnya Raja Brahmadata terharu dan melepaskan mereka. Pesan moral dari cerita di atas adalah …. A. kesetiakawanan dapat menumbuhkan rasa saling memahami dan mengasihi B. dibutuhkan kerja keras dan ketekanan untuk mencapai kesuksesan C. menjadi sahabat sejati berarti sahabat dalam suka dan duka D. setiap orang memiliki tanggung jawab sesuai posisi masing-masing E. setiap perbuatan baik atau buruk akan menimbulkan akibat
25. Manusia seutuhnya sesuai dengan tujuan pembangunan nasional adalah manusia yang terpenuhi kebutuhan jasmani dan rohani serta memiliki sila atau prilaku yang baik. Menurut pandangan agama Buddha manusia seutuhnya adalah ... A. dia yang mampu menaklukkan dunia B. manusia yang mampu mencapai tingkat kesucian C. manusia yang dapat menjadi pemimpin sebuah negara D. manusia yang memiliki pengetahuan dalam berbagai bidang E. memiliki harta dunia, ketenaran, sehat dan berusia panjang 26. Perhatikan tabel di bawah ini !
Dari tabel diatas cara memperoleh kebahagiaan yang terdapat dalam vyagghapajja sutta terdapat pada nomor… A. (1) dan (3) B. (2) dan (4) C. (3) dan (5) D. (4) dan (6) E. (5) dan (6)
27. Perhatikan tabel berikut!
Perbuatan baikpada tabel di atas yang merupakan pelaksanaan dari Pancadhamma ditunjukkan oleh nomor …. A. (1) dan (3) B. (2) dan (4) C. (3) dan (5) D. (4) dan (6) E. (5) dan (6)
28. Dasa paramita adalah sepuluh pelaksanaan mulia yang menjunjung nilai-nilai sikap dan perilaku yang menjadikan manusia yang bersusila. Adapun isi dasa paramita adalah dana, sila, nekkhama, panna, viriya, khanti, sacca, adhitthana, metta dan upekkha. Dalam 10 paramita Memiliki batin yang tak tergoyahkan merupakan batin yang terarah pada kebenaran hokum kesunyataan yang disebut… A. Dana B. Sila C. Viriya D. Metta E. Adhitthana
29. Masalah tawuran antar pelajar dewasa ini sering kerap terjadi di kota-kota besar hal itu terjadi karena adanya kurang pemahaman terhadap Dhamma, Buddha tidak memberi tempat bagi segala penyiksaan, baik itu terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain. Tetapi justru memberi kebaikan, manfaat, kehidupan kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang lain, agar segala bentuk permasalahan kehidupan dapat teratasi maka maka seseorang hendaknya memiliki Dhamma pelindung dunia yaitu…. A. Hiri dan Ottappa B. Hiri dan Sacca C. Hiri dan Himsa D. Ottapa dan Nekkhama E. Ottapa dan Samadhi
30. Untuk mencapai tingkatan kesucian hingga menjadi Buddha seseorang harus dengan tekun melaksanakan paramita, dalam dasa paramita yang disebut sebagai cinta kasih tanpa keinginan untuk memiliki, cinta kasih yang ditujukan kepada semua mahluk tanpa membedakan bangsa, ras, agama dan sebagainya atau cinta universal adalah… A. Sacca B. Metta C. Upekkha D. Khanti E. Virya
31. Terdapat tiga macam Buddha yaitu Samma Sambuddha, Pacceka Buddha, dan Savaka Buddha. Perbedaan dalam pencapaian kesempurnaan ketiga Buddha itu adalah …. A. Samma Sambuddha dan Savaka Buddha dengan usaha sendiri B. Samma Sambuddha dan Pacceka Buddha dengan usaha sendiri C. Pacceka Buddha dan Savaka Buddha dengan bantuan orang lain D. Savaka Buddha dan Samma Sambuddha dengan bantuan orang lain E. Pacceka Buddha dan Samma Sambuddha dengan bantuan orang lain
32. Bodhisattva adalah orang yang bercita-cita untuk mencapai Bodhi atau penerangan sempurna, bodhisattva digolongkan menjadi 3 kelompok, yaitu pannadhika bodhisattva adalah calon bodhisattva yang memiliki kebijaksanaan yang kuat, saddhadhika bodhisattva adalah calon Buddha yang memiliki keyakianan yang kuat sedangkan viryadhika bodhisattva adalah… A. Calon Buddha yang memiliki kesabaran yang kuat B. Calon Buddha yang memiliki kebaikan yang kuat C. Calon Buddha yang memiliki semangat yang kuat D. Calon Buddha yang memiliki cinta kasih yang kuat E. Calon Buddha yang memiliki moral yang kuat
33. Perhatikan tabel berikut ini!
Yang termasuk ikrar Bodhisatva dalam tabel diatas ditunjukan oleh nomor… A. (1), (2), (3) dan (4) B. (1), (2), (4) dan (5) C. (2), (3), (4) dan (5) D. (2), (3), (4) dan (6) E. (2), (4), (5) dan (6)
34. Perhatikan table berikut ini!
Bagian kelompok Samadhi dalam jalan mulia berunsur delapan menurut table diatas ditunjukan oleh nomor… A. (1), (3) dan (5) B. (2), (3) dan (6) C. (3), (4) dan (7) D. (4), (5) dan (8) E. (6), (7) dan (8)
35. Samatha Bhavana adalah meditasi ketenangan batin yang dilakukan dengan memusatkan pikiran pada suatu objek hingga pikiran terpusat, menjadi tenang dengan mencapai Rupa jhana atau Arupa jhana. Salah satu manfaat meditasi ketenangan batin bagi seorang pelajar dalam kehidupan sehari-hari adalah… A. Menguatkan ingatanya serta belajar lebih seksama dan lebih efisien B. Merasakan kepuasan batin dan tidak melampiaskan rasa iri hati C. Mengembangkan cinta kasih kepada sesame teman D. Mempunyai pengertian yang mendalam tentang kehidupan ini E. Mengatasi keragu-raguanya terhadap segi-segi kehidupan
36. Perhatikan tabel berikut!
Bagian dari empat Vipallasa Dhammapada table di atas ditunjukkan oleh nomor …. A. (1), (3), (4),dan (5) B. (1), (3), (5),dan (6) C. (2), (3), (4),dan (6) D. (2), (4), (5), dan (6) E. (3), (4), (5),dan (6)
37. Ananda, “inilah yang dinamakan system dari seribu tata- surya alam semesta kecil. Sebuah system kelipatan seribu dari ukuran tersebut dinamakan sejuta tata-surya alam semesta madya. Sebuah system kelipatan seribu ukuran ini dinamakan semiliar tata-surya alam semesta raya” dari kutipan diatas menjelaskan tentang proses terbentuknya alam semesta yang terdapat dalam sutta…. A. Anguttara Nikaya.1,224 B. Anguttara Nikaya.1,225 C. Anguttara Nikaya.1,226 D. Anguttara Nikaya.1,227 E. Anguttara Nikaya.1,228
38. Segala sesuatu pasti akan berakhir, begitu juga dengan dunia ini. Kiamat adalah satu istilah untuk menyatakan peristiwa kehancuran bumi berikut segala isinya.berakhirnya dunia ini membutuhkan jangka waktu yang sangat lama sekali. Dan kehancuran bumi tidak berarti akhir dari kehidupan mahluk-mahluk, karena masih ada alam-alam kehidupan lain untuk di huni. Salah satu tanda-tanda proses kehancuran bumi menurut Dhamma adalah… A. Tidak terjadi kekeringan dibumi karena hujan tidak turun lagi dalam waktu sangat lama B. Munculah matahari kedua yang mengeringkan aliran air dan sungai-sungai kecil C. Munculah para mahluk-mahluk luar angkasa D. Munculah kehidupan yang baru E. Tidak adanya kejahatan di muka bumi ini
39. Perhatikan tabel berikut!
Alam yang penuh penderitaan pada table di atas ditunjukkan oleh nomor …. A. (1), (3), (5),dan (7) B. (1), (3), (5), dan (7) C. (2), (3), (6),dan (7) D. (3), (4), (6),dan (8) E. (4), (5), (6),dan (8)
40. Alam manusia merupakan alam campuran antara menyenangkan dan menyedihkan, para Bodhisatva memilih alam manusia sebagai alam yang tepat untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha dengan pertimbangan alasanya adalah… A. Alam manusia adalah alam yang sangat lengkap kehidupanya B. Alam manusia adalah alam yang bisa merubah kualitas hidup C. Alam manusia adalah alam yang sangat tepat untuk melayani manusia untuk mencapai kesempurnaan D. Alam manusia lebih tinggi daripada alam dugati E. Alam manusia tempatnya manusia memuaskan keinginan duniawi
Untuk soal nomor 41s.d. 45 jawablah dengan singkat dan jelas
41. Lima Hukum Alam (Panca Niyama) bukan terdiri dari hukum yang bekerja secara terpisah dan berdiri sendiri. Dari kelima hukum tersebut berkerja sebagai sebuah pertalian antara sebab dan akibat. Tuliskan contoh kerja hukum Kamma Niyama dan Utu Niyama sebagai bentuk sebab dan akibat !
42. Manusia memiliki tanggung jawab besar terhadap dunia. Kekacauan dan kedamaian dunia ada di tangan manusia. Kerusakan lingkungan alam seperti penebangan liar, banjir, dan kebakaran hutan maupun kerusakan lingkungan sosial seperti pergaulan bebas remaja, pembulian, dan berita hoaks serta masalah lainnya telah banyak terjadi di lingkungan sekitar. Masalah-masalah yang saat ini terjadi semakin meningkat dan mengkhawatirkan bagi keberlangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. a. Menurut pandangan anda apa yang menjadi sebab terjadinya banyak masalah lingkungan alam dan sosial yang terjadi? b. Bagaiamana sebagai seorang Buddhis menanggapi masalah tersebut!
43. Masyarakat Buddhis terdiri dari kelompok perumah tangga (upasaka-upasika) dan kelompok non perumah tangga (bhikkhu-bhikkhuni). Masing-masing kelompok dalam masyarkat Budhis melaksanakan aturan moralitas (sila) yang berbeda sesuai dengan golongannya . a. Uraikan penjelasan sila menurut jenis orang yang melaksanakannya! b. Mengapa sila menurut orang yang mempraktikan memiliki perbedaan?
44. Jika terjadi tawuran antar para pelajar di suatu jalan raya dengan kondisi saling serang dan lempar-melempar batu, beradu dengan pemakain benda-benda tajam dan tidak sedikit yang menjadi korban dari tawuran tersebut, pada saat yang bersamaan anda sedang melewati jalan tersebut dan terkena lemparan batu dari pelajar yang sedang tawuran dan anda luka parah sampai dibawa kerumah sakit, jika anda yang terkena lemparan batu apa yang akan anda lakukan dan jelaskan cara mengatasi masalah tersebut jika dikaitkan dengan empat kebenaran mulia!
45. Hukum karma adalah hokum sebab akibat perbuatan. Dalam culakammavibhanga Sutta disebutkan bahwa ada hubungan kelahiran di alam manusia dengan kekuatan perbuatan masa lampau. Uraikan akibat masa mendatang dari sebab masa lalu : a. Mudah marah, tersinggung, bersikap bermusuhan dan membenci; b. Suka melukai, menyiksa, dan menyakiti makhluk hidup lain; c. Bersikap rendah hati dan menghormati orang yang pantas dihormati.
|
Post a Comment for "CONTOH SOAL PG PENDIDIKAN AGAMA BUDHA DAN BUDI PEKERTI [FART I]"